Halaman UtamaTentang KamiHubungi Kami


Rabu, 22 Oktober 2014




PPSDM PRIMA MANDIRI

Jl. Jatinegara Barat No.163
Jakarta 13310
Telp: (021) 2800876 (hunting)
Fax: (021) 85913443

Pendidikan Ahli Kepabeanan




Pasal 29 UU No.10 tahun 1995 tentang kepabeanan yang telah diubah dengan UU No.17 tahun 2006 menyebutkan bahwa dalam hal importir tidak dapat melakukan pengurusan dokumen dikantor Pelayanan Bea dan Cukai, mereka dapat menguasakannya kepada pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK). Di dalam keputusan menteri keuangan RI No.701 / KMK.05 / 1996 disebutkan bahwa PPJK harus berbentuk badan hukum dan harus mempunyai sekurang-kurangnya 1 (satu) orang ahli pabean.

Tujuan pendidikan ini adalah untuk menyediakan ahli-ahli kepabeanan yang sangat dibutuhkan masyarakat usaha khususnya dibidang impor dan ekspor.

Mengapa Ahli Kepabeanan Diperlukan

Berdasarkan UU Kepabeanan, sertifikat ahli kepabeanan adalah merupakan salah satu persyaratan untuk mendirikan suatu badan hukum yang bertindak sebagai pengusaha jasa kepabeanan (PPJK).
 
a. Bagi pengusaha lainnya, keberadaan personil yang berkualifikasi sebagai ahli kepabeanan dapat lebih mempermudah pengurusan dokumen impor dan ekspor khususnya yang ada kaitannya dengan dengan instansi bea cukai.

b. Berdasarkan peraturan menteri keuangan No.06 / PMK.01 / 2007 disebutkan bahwa pemegang ijazah / sertifikat PPJK yang dikeluarkan oleh instansi berwenang (yang maksudnya adalah sertifikat ahli kepabeanan yang ditandatangani oleh kepala badan pendidikan dan pelatihan keuangan (BPPK) departemen keuangan) merupakan prasyarat selaku kuasa hukum di bidang kepabeanan dan cukai di lingkungan pengadilan pajak. Dengan demikian pemegang sertifikat ahli kepabeanan dapat bertindak selaku kuasa dalam sengketa dengan bea dan cukai.


Apa Tujuan Diselenggarakan Pendidikan

Untuk mempersiapkan para peserta didik menuju ujian negara ahli kepabeanan (BPPK) departemen keuangan. Pusdiklat bea dan cukai secara otomatis sehingga kelak dinyatakan memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang teknis kepabeanan berdasarkan UU Kepabeanan.

Siapa Yang Dapat Mengikuti ?

Importir, eksportir, freight forwarder, EMKL / EMKU, pengusaha jasa titipan, pengusaha kawasan berikat dan gudang berikat, perusahaan pelayaran / penerbangan, konsolidator PPJK, pengusaha industri lainnya, dan perorangan yang berminat serta pemerhati di bidang kepabeanan.

Siapa Yang Menjadi Instruktur ?

Pusdiklat bea dan cukai, pejabat struktural yang paham mengenai export import dan bea cukai, professional, dan praktisi shipping serta asuransi.

Apa Yang Dipelajari ?

Perundang-undangan kepabeanan, klasifikasi barang berdasarkan BTKI, SISDUR Kepabeanan dibidang impor dan ekspor, system nilai pabean, tempat penimbunan berikat. Fasilitas kepabeanan, prosedur penyetoran, pengambilan dan penagihan, sanksi, keberatan dan banding, peraturan larangan dan pembatasan, shipping dan asuransi.

Berapa Lama Mengikuti Pendidikan ?

Sesuai pedoman yang diatur oleh badan diklat keuangan departemen keuangan, diklat ahli kepabeanan harus ditempuh dalam waktu

25x tatap muka @ 6 jam waktu belajar setiap hari SABTU: jam 09:00 s/d 17:00, pendidikan berlangsung selama 6 bulan. Estimasi buka kelas setiap bulan : Januari, May, dan September atau dapat buka kelas sesuai dengan permintaan (quota dalam satu kelas adalah min. 7 peserta).

Berapa Biaya Pendidikan ?

Biaya Rp. 8.500.000,- termasuk ujian Negara PPJK, buku paket, BTKI 2012, Sertifkat Prima Mandiri, dan makan siang.


Bagaimana Ujian Dan Sertifikasinya ?

Ujian calon ahli kepabeanan diselenggarakan 3 kali setiap tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Sertifikat ahli kepabeanan ditandangani oleh kepala badan pendidkan dan pelatihan keuangan (BPPK) departemen keuangan.



Copyright © 2008 PPSDM Prima Mandiri.
Web Designed by Farhan